Kamis, 11 Februari 2016

Wasiat Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam Kepada Abu Dzarr radhiyallaahu 'anhu

.:: Wasiat Nabi صلى الله عليه وسلم kepada Ibnu 'Abbas رضي الله عنهما ::.

Diriwayatkan dari Abul ‘Abbas ‘Abdullah bin ‘Abbas رضي الله عنهما dia berkata, “Pada suatu hari saya pernah dibonceng di belakang Nabi صلى الله عليه وسلم kemudian beliau bersabda kepadak,

يا غلام، إنّي أعلمك كلماتٍ :

“Wahai anak muda, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat (wasiat penting)" dengarkanlah baik-baik!

احفظ الله يحفظك،

“Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu"

احفظ الله تجده تجاهك،

"Jagalah Allah, niscaya kamu akan mendapati Allah di hadapanmu (selalu bersamamu dan menolongmu)"

إذا سألت فاسأل الله،

"Jika kamu meminta (sesuatu), maka mintalah kepada Allah"

وإذا استعنت فاستعن بالله،

"Dan jika kamu memohon pertolongan, maka mohonlah pertolongan kepada Allah saja"

واعلم أن الأمة لو اجتمعت على أن ينفعوك بشيء لم ينفعوك إلا بشيء قد كتبه الله لك،

"Ketahuilah! Seandainya seluruh makhluk (di dunia ini) berkumpul untuk memberikanmu sesuatu manfaat (kebaikan), niscaya mereka tidak akan mampu memberikanmu manfaat kecuali dari apa yang telah Allah tuliskan (takdirkan) untukmu"

وإن اجتمعوا على أن يضرّوك بشيء لم يضروك إلا بشيء قد كتبه الله عليك،

"Dan seandainya mereka pun berkumpul untuk membahayakanmu, niscaya mereka tidak akan mampu membahayakanmu kecuali dari apa yang telah Allah tetapkan atas dirimu"

رفعت الأقلام وجفت الصحف،

"Pena (penulisan takdir) telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering.”
[HR. At-Tirmidzi 2516 dan ia berkata, "Hadits ini Hasan Shahih"].

Dalam riwayat selain At-Tirmidzi, Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,

احفظ الله تجده أمامك،

“Jagalah Allah, niscaya kamu akan mendapati-Nya di hadapanmu (selalu bersamamu dan menolongmu)"

تعرّف إلى الله في الرخاء يعرفك في الشدة،

"Ingatlah Allah diwaktu lapang (senang), maka Allah akan mengingatmu (menolong)mu disaat kamu sulit (sempit)"

واعلم أن ما أخطأك لم يكن ليصيبَك،

"Ketahuilah, bahwa apa yang semestinya tidak menimpamu, maka semua itu (pasti) tidak akan menimpamu"

وما أصابك لم يكن ليخطئَك،

"Dan apa yang mesti menimpamu, maka tidak akan terhindar darimu"

واعلم أن النصر مع الصبر، وأن الفَرَج مع الكرب، وأن مع العسر يسرا.

"Ketahuilah, bahwa kemenangan itu bersama kesabaran, bahwa bersama musibah ada kelapangan, dan sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”

Hadits yang mulia ini mendorong dan mewajibkan kita (ummat Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم) untuk senantiasa mentauhidkan Allah سبحانه وتعالى

Wajib untuk kita yakini bahwa tidak ada sesuatu pun yang dapat memberikan manfaat ataupun menolak madharat (bahaya) melainkan Allah سبحانه وتعالى semata.

Tugas kita adalah berusaha semaksimal mungkin agar dapat mentauhidkan Allah سبحانه وتعالى , sebab Tauhid ini merupakan Hak Allah terbesar yang wajib ditunaikan oleh seorang hamba.

Nabi صلى الله عليه وسلم pernah bertanya kepada sahabat Mu'adz bin Jabal رضي الله عنه , "Wahai Mu'adz, tahukah engkau apa hak Allah yang wajib dipenuhi oleh para hamba-Nya, dan apa hak hamba atas Allah?"

Mu'adz pun menjawab, "Allah dan Rasul-Nya lah yang lebih mengetahui."

Kemudian Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda ,

حق الله على العباد أن يعبدوه ولايشركوا به شيئا،

"Hak Allah yang wajib dipenuhi oleh para hamba-Nya ialah hendaknya mereka hanya beribadah kepada Allah (mentauhidkan Allah) dan tidak boleh menyekutukan Allah dengan suatu apa pun juga (berbuat syirik)..." [HR. Al-Bukhari 2856, Muslim, At-Tirmidzi 2643, Ibnu Majah 4296].

 اللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

"Ya Allah, tolonglah aku agar selalu berdzikir/mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan memperbagus ibadah kepada-Mu”
__________
✏ Akhukum fillah, Eno Fakhrezi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar