Kamis, 11 Februari 2016

Adakah Di Antara Kita Yang Tidak Pernah Berbuat Dosa?

.:: Adakah Di Antara Kita Yang Tidak Pernah Berbuat Dosa? ::.

Siapa di antara kita yang tidak pernah berbuat dosa dan kesalahan?
Tidaklah ada, kecuali para Nabi dan Rasul 'alaihimush shalaatu wassalaam. Karena memang mereka dijaga oleh Allah.

Semua kita pasti pernah berbuat dosa dan kesalahan. Begitulah yang disabdakan oleh Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam.

Dari Anas bin Malik radhiyallaahu ta'aalaa 'anhu, ia berkata,
Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَّطَّاءٌ

"Setiap anak Adam (manusia) senantiasa berbuat salah (dosa)"

Setelah Rasulullah mengabarkan bahwa setiap manusia senantiasa berbuat salah dan dosa, beliau mengabarkan bahwa sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah ia yang bertaubat (kepada Allah).

Beliau shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda,

وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

"Dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah orang-orang yang bertaubat."
[Shahiih. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, III/198, At-Tirmidzi, no. 2499, Ibnu Majah, no. 4251, dan Al-Hakim, IV/244, Shahiih al-Jaami'ish Shaghiir, no. 4391].

Saudaraku, saudariku...
Kejarlah ampunan-Nya yang seluas langit dan bumi, bahkan lebih luas dari pada itu.

Allah telah berjanji akan mengampuni setiap dosa dan kesalahan hamba-Nya sebesar apa pun dosa yang ia lakukan, asalkan ia tidak datang dalam keadaan menyekutukan Allah (berbuat syirik).

Dalam hadits qudsi, Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersada, Allah subhaanahu wa ta'aalaa berfirman,

يَا ابْنَ آدَمَ، إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِي بِقُرَابِ اْلأَرْضِ خَطاَياَ ثُمَّ لَقِيْتَنِي لاَ تُشْرِكْ بِي شَيْئاً لأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً
[رواه الترمذي وقال حديث حسن صحيح ]

"Wahai anak Adam! Seandainya kalian datang kepada-Ku dengan membawa kesalahan sepenuh bumi, asalkan tidak menyekutukan Aku, pasti Aku mendatangi kalian dengan membawa ampunan sepenuh bumi pula.” [HR. At-Tirmidzi, dia berkata: Hadits ini Hasan Shahiih].

Subhaanallaah...

Tidakkah kita menginginkan pengampunan dosa dari Allah?
Dia-lah Dzat Yang Maha Pengampun lagi Maha penyayang.

Dia tabaaraka wa ta'aalaa berfirman,

نَبِّىءْ عِبَادِي أَنِّي أَنَا الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

"Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku, bahwa sesungguhnya Aku-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang," [QS. Al Hijr : 49].

Ketahuilah wahai saudaraku, saudariku...
Bahwa Allah subhaanahu wa ta’aalaa bergembira apabila hamba-hamba-Nya yang berdosa mengakui kesalahannya kemudian ia meminta ampun dan bertaubat kepada-Nya.

Al-Imam Al-Bukhari rahimahullaah meriwayatkan sebuah hadits, dari jalan sahabat Anas bin Malik radhyallahu ta'aalaa 'anhu, bahwasannya Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda,

اللَّهُ أَفْرَحُ بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ مِنْ أَحَدِكُمْ سَقَطَ عَلَى بَعِيرِهِ وَقَدْ أَضَلَّهُ فِي أَرْضِ فَلَاةٍ

"Allah lebih bergembira dengan taubat hamba-Nya melebihi salah seorang dari kalian yang mendapatkan hewan tunggangannya yang telah hilang di padang yang luas."

Dan Allah subhaanahu wa ta'aalaa juga berfirman,

إِنَّ اللهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

"Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri." [QS. Al-Baqarah : 222].
Semoga Allah subhaanahu wa ta'aalaa mengampuni dosa-dosa kita yang telah lalu dan yang akan datang.

Wabillaahittaufiq...
___________________
✏ Akhukum fillah, Ibnu Risun حفظه الله تعالى

Tidak ada komentar:

Posting Komentar