Keridhoan manusia adalah sesuatu yang tidak mungkin bisa di capai.
Berusahalah untuk hanya mencari keridhoan Allah saja. Kau akan
bahagia...
___________________
✏ Abu 'Abdillah Ibnu Risun
Selasa, 12 Juli 2016
Jangan Kau Khawatirkan Rizkimu
Saudaraku, jangan kau khawatirkan rizkimu. Bertakwalah kepada Allah,
niscaya Ia akan berikan rizki kepadamu dari arah yang tidak kau
sangka-sangka.
___________________
✏ Abu 'Abdillah Ibnu Risun
___________________
✏ Abu 'Abdillah Ibnu Risun
Jadikan Kalimat Terakhir yang Kau Ucapkan adalah Laa ilaaha illallaah
Betapa bahagianya orang yang di akhir hayat (kehidupan)nya mengucapkan kalimat Laa ilaaha illallaah.
Baginya, ada jaminan Surga...
Baginya, ada jaminan Surga...
Kekasih kita yang Mulia, Muhammad shallallaahu 'alaihi wa sallam mengabarkan,
من كان اخركلامه لاإله إلا الله دخل الجنة
"Barang siapa yang akhir perkataannya (sebelum wafat) Laa ilaaha illallaah, dia masuk Surga."
Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam juga bersabda,
من مات وهو يعلم أنه لا إله إلا الله دخل الجنة
"Barang siapa yang mati dalam keadaan mengetahui (mengilmui) Laa ilaaha illallaah (bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar melainkan Allah) dia pasti masuk Surga." [HR. Muslim dari Shahabat 'Utsman bin 'Affan radhiyallaahu 'anhu].
Subhaanallaah...
Semoga Allah wafatkan kita dalam keadaan lisan kita mudah mengucapkan kalimat Laa ilaaha illallaah.
Wa billaahittaufiq...
___________________
✏ Akhukum fillah, Abu 'Abdillah Ibnu Risun
من كان اخركلامه لاإله إلا الله دخل الجنة
"Barang siapa yang akhir perkataannya (sebelum wafat) Laa ilaaha illallaah, dia masuk Surga."
Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam juga bersabda,
من مات وهو يعلم أنه لا إله إلا الله دخل الجنة
"Barang siapa yang mati dalam keadaan mengetahui (mengilmui) Laa ilaaha illallaah (bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar melainkan Allah) dia pasti masuk Surga." [HR. Muslim dari Shahabat 'Utsman bin 'Affan radhiyallaahu 'anhu].
Subhaanallaah...
Semoga Allah wafatkan kita dalam keadaan lisan kita mudah mengucapkan kalimat Laa ilaaha illallaah.
Wa billaahittaufiq...
___________________
✏ Akhukum fillah, Abu 'Abdillah Ibnu Risun
Saudaraku, Raihlah Ampunan-Nya
Setiap manusia...
Tidak ada yang tidak pernah berbuat dosa dan kesalahan. Setiap anak Adam, pasti pernah melakukannya.
Tidak ada yang tidak pernah berbuat dosa dan kesalahan. Setiap anak Adam, pasti pernah melakukannya.
Dan kesalahan itu telah berlalu (terlanjur diperbuat). Tinggal yang
tersisa hanya penyesalan dan akibat (dari dosa yang diperbuat) yang
berujung pada siksa di akhirat.
Akan tetapi, janganlah engkau berputus asa dari rahmat Allah. Engkau memiliki Rabb Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Yang Ia akan mengampuni seluruh dosa-dosamu jika engkau jujur bertaubat kepada-Nya.
Allah subhaanahu wa ta'ala berfirman,
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
"Katakanlah: 'Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat (kasih sayang) Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.'" [QS. Az-Zumar : 53].
Terkhusus di bulan Ramadhan ini, bulan yang kita kenal sebagai bulan Maghfirah (bulan Pengampunan), maka bersungguh-sungguhlah beribadah kepada Allah, dan raihlah ampunan-Nya.
Jangan sampai engkau menjadi orang-orang yang merugi.
Siapa mereka yang merugi itu? Mereka ialah...
"Seseorang yang masuk (menjumpai) bulan Ramadhan, kemudian Ramadhan usai, akan tetapi dosa-dosanya belum diampuni oleh Allah."
Wa billaahittaufiq...
_________________
✏ Akhukum fillah, Abu 'Abdillah Ibnu Risun
Akan tetapi, janganlah engkau berputus asa dari rahmat Allah. Engkau memiliki Rabb Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Yang Ia akan mengampuni seluruh dosa-dosamu jika engkau jujur bertaubat kepada-Nya.
Allah subhaanahu wa ta'ala berfirman,
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
"Katakanlah: 'Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat (kasih sayang) Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.'" [QS. Az-Zumar : 53].
Terkhusus di bulan Ramadhan ini, bulan yang kita kenal sebagai bulan Maghfirah (bulan Pengampunan), maka bersungguh-sungguhlah beribadah kepada Allah, dan raihlah ampunan-Nya.
Jangan sampai engkau menjadi orang-orang yang merugi.
Siapa mereka yang merugi itu? Mereka ialah...
"Seseorang yang masuk (menjumpai) bulan Ramadhan, kemudian Ramadhan usai, akan tetapi dosa-dosanya belum diampuni oleh Allah."
Wa billaahittaufiq...
_________________
✏ Akhukum fillah, Abu 'Abdillah Ibnu Risun
Langganan:
Komentar (Atom)